Stories

  • Lamunan
    Manusia selama ini berpikir bahwa mereka tahu mengenai banyak hal. Mereka pikir mereka tahu mengenai keberadaan mereka, mengenai seluruh bumi ini dan segala isinya, mengenai apa yang ada di atas langit dan di atasnya lagi, padahal sebenarnya mereka tidak tahu apa-apa. Mereka hanya makhluk-makhluk yang berpura-pura tahu untuk menutupi bahwa sebenarnya mereka tidak tahu. Mereka mengirim kaumnya ke luar angkasa untuk menjelajahi bulan, meneliti batu-batuan dan tanah, menamai berbagai macam ilmu pengetahuan, dan bahkan mempelajari diri mereka sendiri, karena sebenarnya manusia takut akan hal-hal yang tidak mereka ketahui, sehingga mereka mencari tahu, dan saat mereka pikir mereka menemukan jawabannya, mereka pikir mereka tahu. Berpura-pura tahu, tepatnya. (continue reading)
  • Kesempatan Yang Terlewatkan
    Lia sedang dalam perjalanan menuju kampus ketika ia melihat bapak tua itu lagi. Bapak tua yang biasa nongkrong di belakang kampus itu lagi-lagi mengenakan kemeja lusuh, topi lusuh dan celana tuanya yang sudah robek-robek. Peluhnya penuh keringat dan kulitnya hitam terbakar matahari. Ia duduk sambil memegang tongkatnya, dan di depannya terdapat gelas aqua bekas yang kosong. (continue reading, or read the English translation here)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s